Pabrik AMDK : Teknologi Filtrasi - 2015-07-03 09:01:20

  • Pabrik_AMDK_:_Teknologi_Filtrasi_2015-06-02_0.jpg

Mengenal lebih jauh teknologi filtrasi untuk aplikasi Pabrik AMDK - air minum dalam kemasan

Tak dapat disangkal bagaimanapun dalam pendirian sebuah pabrik AMDK - air minum dalam kemasan tidak terlepas dari sebuah aplikasi teknologi yang tertanam didalamnya .

Pada artikel ini kami akan menjelaskan beberapa teknologi yang dapat diaplikasikan pada sebuah pabrik AMDK.

Dalam mendirikan pabrik yang baik tidak selamanya teknologi filtrasi yang canggih dan modern akan menghasilkan hasil output yang baik juga ... karena banyak faktor-faktor yang perlu diperhatikan dan menjadi dasar dalam pendirian sebuah pabrik AMDK yang baik diantaranya :
1. Penyimpanan air baku : hal ini perlu diperhatikan dan menjadi perhatian awal karena tempat penyimpan yang kurang baik dengan sirlulasi air yang kurang baik maka akan menjadi sarang bakteri yang subur, 

2. Proses pemipaan : telah memenuhi kaidah-kaidah dalam instalasi pemipaan yang baik dan benar dengan material yang standar minimal Sanitary 304L

3. Ruangan : penyekatan ruang yang telah disekat sesuai peruntukannya

4. Material : media, tabung filter dan proses sterilisasi telah sesuai seharusnya intalasi yang baik dan benar.

5. SOP (standar Operating Prosedur), sistem SOP yang dijalankan secara ketat dan baik maka akan menjaga kualitas selalu stabil dari waktu ke waktu.

Dengan kondisi diatas telah benar dan baik dilakukan instalasi maka, kita akan bahas masalah Teknologi, dengan teknologi baik akan menghasilkan output yang baik pula...

Pra Penyaringan :

I. MAKRO FILTRASI  (Makro Filter/mediafilter)

Teknologi yang digunakan pada umumnya adalah Makrofiltrasi (Makro Filter/mediafilter) : teknologi pra penyaringan yang wajib digunakan pada sistem air AMDK - Air Minum Dalam Kemasan, 
Penyaringan Makro merupakan proses pemisahan antara padatan/koloid dengan cairan. Proses penyaringan bisa merupakan proses awal (primary treatment) atau penyaringan dari proses sebelumnya.

Apabila air olahan mempunyai padatan dengan ukuran seragam, saringan yang digunakan adalah single medium. Sebaiknya bila ukuran padatan beragam, digunakan saring dual medium atau three medium. Penyaringan air olahan yang mengandung padatan beragam dari ukuran besar sampai kecil/halus. Penyaringan dilakukan dengan cara membuat saringan bertingkat, yaitu saringan kasar, saringan sedang sampai saringan halus.

Untuk merancang system penyaringan ini perlu penelitian terlebih dahulu terhadap beberapa factor sebagai berikut:

A. Jenis limbah padat (terapung atau tenggelam)
B. Ukuran padatan: ukuran yang terkecil dan ukuran yang terbesar
C. Perbandingan ukuran kotoran padatan besar dan kecil
D. Debit air olahan yang akan diolah

Bentuk dan jenis saringan bermacam-macam. Penyaringan bahan padatan kasar menggunakan saringan berukuran 5 -20 mm, sedangkan padatan yang halus (hiperfiltrasi) dapat menggunakan saringan yang lebih halus lagi. Saringan ini diusahakan mudah diangkat dan dibersihkan

Bahan untuk penyaringan kasar dapat terbuat dari logam tahan karat seperti stainless steel, kawat tembaga, batu kerikil, btu bara, karbon aktif. Penyaringan untuk padatan yang halus dapat menggunakan kain polyester atau pasir

Jenis saringan menurut konstruksinya dibedakan menjadi saringan miring, saringan pembawa, saringan sentrifugal dan drum berputar. Kecepatan penyaringan dikelompokan menjadi tiga:

  1. Single medium: saringan untuk menyaring air yang mengandung padatan dengan ukuran seragam.
  2. Dual medium: saringan untuk menyaring air limbah yang didominasi oleh dua ukuran padat.
  3. Three medium: saringan untuk menyaring air limbah yang mengandung 3  ukuran padatan.

Ukuran filter dibagi menjadi:
1. Pasir sangat kasar (very coarse sand) : 2 – 1 mm
2. Pasir kasar (coarse sand) : 1 – 0,5 mm
3. Pasir sedang (medium sand) : 0,5 – 0,25 mm
4. Pasir halus (fine sand) : 0,25 – 0,1 mm
5. Pasir sangat halus (very fine sand) : 0,1 – 0,05 mm

II. PENYARINGAN DENGAN ABSORPSI DAN ADSORPSI

Absorpsi merupakan proses penyerapan bahan-bahan tertentu dengan penyerapan tersebut, air menjadi jernih karena zat-zat didalamnya diikat oleh absorben Absorpsi umumnya menggunakan bahan absorben dari karbon aktif. Pemakaiannya, dengan cara membubuhkan karbon aktif bubuk ke dalam air olahan atau dengan cara menylurkan air melalui saringan yang medianya terbuat dari karbon aktif kasar. Sistem ini efektif untuk mengurangi warna serta menghilangkan bau dan rasa. Proses kerja penyerapan (absorpsi) yaitu penyerapan ion-ion bebas di dalam air yang dilakukan oleh absorben. Sebagai contoh, penyerapan ion oleh karbon aktif.

Absorben yang umum digunakan adalah karbon aktif karena cocok untuk pengolahan air olahan yang mengandung fenol dan bahan yang memiliki beral molekul tinggi. Karbon aktif yang digunakan dapat berbentuk granula atau serbuk dengan waktu kontak 30 menit dalam tanki pengolahan yang dilengkapi dengan pengaduk. Setiap gram karbon aktif dapat mengabsorpsi 0,4 -0,9 fenol. Karbon aktif biasanya terbuat dari onthracile, bituminous, petroleum coke, dan arang tempurung kelapa atau arang kayu.

Aplikasi absorpsi yaitu dengan mencampurkan absorben dengan serbuk karbon aktif dengan cara menjadikan karbon aktif sebagai media filtrasi. Apabila absorben dicampurkan dengan serbuk karbon aktif, selanjutnya larutan disaring. Namun apabila karbon aktif digunakan sebagai media penyaring, dipilih karbon aktif yang berbentuk granula dan secara berkala harus dicuci atau diganti dengan yang baru. Disamping dapat mengabsorpsi fenol, karbon aktif juga dapat mengabsorpsi racun dan mikroorganisme.

Adsorpsi merupakan penangkapan/ pengikatan ion-ion bebas di dalam air oleh adsorben. Contoh zat yang digunakan untuk proses adsorpsi adalah zeolit dan resin yang merupakan polimerasi dari polihidrik fenol dengan formaldehid. Contohnya pengikatan ion Ca2+ dan Na+. Setiap gram resin dapat mengadsorpsi asam 4 – 9 mev. Banyaknya adsorben yang diperlukan tergantung konsentrasi larutan. Semakin tinggi konsentrasi larutan, semakin besar pula adsorben yang diperlukan untuk menjernihkan air.

III. MIKRO FILTRASI (PRESISI FILTER)

Mikrofiltrasi merupakan teknologi filtrasi yang penting  digunakan dalam Mesin Pabrik AMDK berbagai aplikasi khususnya pada pemurnian larutan koloid yang memiliki ukuran partikel antara 0,1 – 20 μm. Sebagai contoh air baku berisi 100.000 macam partikel /cm3, namun dengan proses mikroelektronik kensentrainya bisa dikurangi hingga  500 dan dalam beberapa kasus dampai 2 partikel/cm3. Selama mikrofiltrasi, hambatan hidrodinamik dari membran mikrofiltrasi meningkat (dan flux air menurun) disebabkan adanya blocking pori membran dari larutan feed dan penyumbatan pada membran.

Mekanisme Penyaringan pada  Mikrofiltrasi, Jika suatu partikel yang mendekati pori memiliki diameter lebih kecil daripada diameter pori pada membran maka partikel akan melewati membran tersebut. Sementara jika partikel memiliki diameter lebih besar daripada diameter pori maka partikel akan tertahan oleh membran, pori akan tertutup dan hambatan hidrodinamik pada membran akan meningkat

Pada Mikrofiltrasi yang umum digunakan dalam Mesin Pabrik AMDK  dalam tahap lanjutan (setelah makrofiltrasi) adalah :

1. Catridge 5μm, dengan ketinggian 20 inch, 30 inch, 40 inch, yang disesuaikan dengan flow air yang digunakan

2. Catridge 1μm, dengan ketinggian 20 inch, 30 inch, 40 inch, yang disesuaikan dengan flow air yang digunakan

3. Catridge 0.45μm atau 0.2μm, dengan ketinggian 20 inch, 30 inch, 40 inch, yang disesuaikan dengan flow air yang digunakan.

IV. DISINFEKSI DENGAN SINAR ULTRAVIOLET

Desinfeksi dengan radiasi sinar ultra violet dan panas matahari Metode ini sering disebut juga dengan nama SODIS (solar disinfectan water) yang merupakan cara pengolahan air mentah menjadi air minum yang aman dengan memanfaatkan sinar matahari dan sesuai untuk diterapkan pada tingkat rumah tangga,  pemaparan air minum dengan sinar matahari terutama sinar UV-C akan merusak dan melumpuhkan mikroorganisme pathogen. Jika pada saat pemaparan suhu air mencapai 50° C maka proses disinfeksi hanya membutuhkan waktu 1 jam pemaparan. Didaerah tertentu di pelosok negeri, terkadang gas elpiji dan atau minyak tanah itu sulit didapat dan harganya tidk terjangkau. Keadaan itulah yang menjadikan masyarakat disana mengkonsumsi air mentah tanpa direbus atau disinfeksi terlebih dahulu yang menyebabkan meningkatnya kasus diare, dan water borne dissease lainnya. Untuk itulah perlu ditemukan terobosan baru dalam pensterilan air dan salah satunya adalah metode solar disinfection water. Pada dasarnya prinsip desinfeksi dengan SODIS adalah sinergi antara sinar UV-C dengan panas. Apabila temperatur mencapai di atas 50 ºC: radiasi yang dibutuhkan hanya sepertiganya saja.dengan SODIS E-Coli berkurang sampai 3-4 desimal (99,9%)

V. DISINFEKSI DENGAN OZONISASI (O3)

Ozon adalah molekul gas alami yang mudah larut dalam air dan tidak beracun. Di alam, ozon ditemukan di lapisan luar dari atmosfir dan berfungsi sebagai tameng terhadap radiasi ultra violet sinar matahari yang dapat menyebabkan penyakit kanker kulit. Ozon adalah molekul gas yang terdiri 3 atom Oksigen dan mempunyai rumus kimia O3. 

Molekul Ozon bersifat tidak stabil dan akan selalu berusaha mencari ‘sasaran’ untuk dapat melepaskan satu atom Oksigen dengan cara oksidasi, sehingga dapat berubah menjadi molekul oksigen yang stabil (O2). Karena sifat oksidatornya yang sangat kuat, maka Ozon sangat unggul untuk disinfeksi (membunuh kuman), detoksifikasi (menetralkan zat beracun) dan deodorisasi (menghilangkan bau tidak enak) dalam air dan udara.

Dalam hal disinfeksi/sterilisasi air, teknologi Ozon paling unggul dan sangat efektif. Ozon dapat menghancurkan kuman, bakteri, virus, jamur, spora, kista, lumut dan zat organik lainnya. Selain itu, juga dapat menetralisir zat organik/mineral yang berlebihan/ beracun. Penggunaan Ozon tidak menghasilkan zat sisa yang membahayakan kesehatan. Bahkan sebaliknya, akan menambahkan kadar olsigen dalam air sehingga lebih segar dan sehat.

 

Artikel Sejenisnya

Slide11
Terapi Air - 2015-02-13 14:57:12

Cara minum air putih yang baik dan benar akan m - SELENGKAPNYA...

Slide11
Molekul Ajaib - 2015-02-08 19:11:21

Air, yang merupakan sebuah zat cair istimewa un - SELENGKAPNYA...

Slide11
Plastik untuk Air Minum - 2015-03-10 07:31:36

Arti Kode Angka Segitiga pada Kemasan P - SELENGKAPNYA...

Berlangganan

x

Dapatkan password untuk mengakses brosur-brosur dari kami dengan mengirimkan E-mail anda