
Industri air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya air minum yang higienis dan aman. Namun, tidak semua produk air kemasan di pasaran memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah. Agar air minum layak konsumsi dan dipercaya masyarakat, setiap pabrik wajib mematuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) serta persyaratan kesehatan dari Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Artikel ini akan membahas apa saja standar SNI dan aspek kesehatan yang harus dipenuhi pabrik air minum kemasan, termasuk manfaat penerapan standar tersebut untuk industri dan konsumen.
Regulasi dan Dasar Hukum SNI untuk Air Minum Kemasan
Standar SNI untuk air minum dalam kemasan telah diatur melalui SNI 3553:2023, yang menggantikan versi sebelumnya (SNI 3553:2015). Regulasi ini mengatur persyaratan mutu, metode uji, pengemasan, dan pelabelan produk AMDK agar memenuhi standar keamanan pangan.
Selain SNI, pabrik juga wajib mengikuti ketentuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang tertuang dalam Permenkes No.02 tahun 2023 mengenai Persyaratan Kualitas Air Minum. Aturan ini memastikan bahwa air yang diproduksi bebas dari zat kimia berbahaya, mikroorganisme patogen, serta memenuhi batas fisik dan kimiawi yang aman.
Di sisi lain, pengawasan dan penerapan standar dilakukan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) serta BPOM, yang memiliki wewenang untuk memastikan produk beredar sesuai regulasi.
Ruang Lingkup dan Isi Standar SNI untuk AMDK
SNI 3553:2023 mencakup berbagai aspek penting yang harus dipenuhi oleh pabrik air minum, mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga pengemasan akhir. Secara umum, ruang lingkup SNI meliputi:
- Definisi dan klasifikasi produk, seperti air mineral, air demineral, dan air mineral alami.
- Persyaratan mutu fisik, kimia, dan mikrobiologi.
- Metode pengujian dan pengendalian kualitas.
- Ketentuan pengemasan dan pelabelan.
Pabrik yang memenuhi seluruh persyaratan dapat mengajukan sertifikasi SNI wajib, yang menandakan bahwa produk tersebut aman dikonsumsi dan telah melalui pengawasan ketat. Logo SNI pada kemasan menjadi tanda kepercayaan bahwa air minum tersebut memenuhi standar mutu nasional.
Persyaratan Mutu dan Kesehatan Air Minum Kemasan
Dalam standar SNI dan peraturan kesehatan, kualitas air minum diuji melalui beberapa parameter utama.
1. Parameter Fisik dan Kimia
Air yang baik harus jernih, tidak berbau, dan memiliki rasa alami. Secara kimia, kadar pH air harus berada antara 6,5 hingga 8,5. Selain itu, kadar zat seperti nitrat, sulfat, klorida, dan zat terlarut total (TDS) harus berada di bawah batas aman yang telah ditetapkan.
SNI juga membatasi kandungan logam berat seperti timbal (Pb), kadmium (Cd), dan merkuri (Hg), yang dapat membahayakan dalam jangka panjang.
2. Parameter Mikrobiologi
Kualitas air juga dinilai dari kebersihan mikrobiologinya. Pabrik wajib memastikan air bebas dari bakteri Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, dan mikroorganisme patogen lainnya. Pengujian mikrobiologi dilakukan secara rutin menggunakan metode laboratorium bersertifikat untuk memastikan keamanan produk sebelum dikemas.
3. Kebersihan dan Higiene Produksi
Selain kualitas air, lingkungan produksi juga menjadi perhatian utama. Pabrik harus menerapkan sistem Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP). Proses produksi harus dilakukan di area bersih, dengan peralatan steril dan tenaga kerja yang terlatih menjaga kebersihan.
Setiap tahap produksi mulai dari pengambilan air baku, filtrasi, sterilisasi, hingga pengemasan wajib melalui pengawasan mutu internal agar tidak terjadi kontaminasi.
Implementasi SNI di Pabrik Air Minum: Tantangan dan Solusi
Menerapkan standar SNI bukanlah hal yang mudah, terutama bagi pabrik baru atau berskala kecil. Tantangan umum yang sering dihadapi antara lain keterbatasan fasilitas laboratorium, sumber air baku yang belum memenuhi syarat, serta kurangnya pemahaman teknis mengenai sistem kontrol mutu.
Untuk mengatasi hal ini, pabrik dapat menerapkan beberapa langkah berikut:

- Melakukan uji laboratorium air baku secara rutin untuk memastikan kesesuaian standar.

- Menggunakan sistem filtrasi dan purifikasi berteknologi tinggi, seperti reverse osmosis dan UV sterilization.
- Melakukan audit internal dan pelatihan rutin untuk karyawan bagian produksi.
- Menggandeng konsultan atau penyedia teknologi air seperti Desalite untuk pendampingan implementasi sistem pengolahan dan sertifikasi SNI.
Dengan penerapan sistem yang tepat, pabrik tidak hanya memenuhi syarat regulasi tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan kepercayaan konsumen.
Manfaat Mematuhi Standar SNI dan Kesehatan

Kepatuhan terhadap standar SNI dan persyaratan kesehatan memberikan keuntungan bagi semua pihak.
Bagi pabrik, penerapan standar meningkatkan kualitas produk, memperlancar proses perizinan edar, serta memperkuat reputasi merek di mata konsumen. Air minum dengan label SNI lebih mudah diterima oleh pasar modern dan distributor besar.
Bagi konsumen, standar ini menjamin bahwa air yang dikonsumsi aman, bersih, dan terbebas dari kontaminan. Dengan kata lain, mereka tidak hanya membeli air kemasan, tetapi juga mendapatkan jaminan kesehatan.
Selain itu, bagi industri secara keseluruhan, penerapan SNI membantu menjaga persaingan sehat antar produsen dan membuka peluang ekspor karena kesesuaian dengan standar internasional.
Desalite: Mitra Profesional untuk Pabrik Air Minum Kemasan
Sebagai perusahaan yang berpengalaman dalam solusi pengolahan air, Desalite hadir membantu pabrik AMDK memenuhi persyaratan SNI dan standar kesehatan yang berlaku. Mulai dari penyediaan sistem filtrasi, desain instalasi pengolahan air, hingga pendampingan proses sertifikasi — semua dilakukan dengan pendekatan profesional dan efisien.
Dengan teknologi modern dan tim ahli di bidang air bersih serta sanitasi industri, DesaLite memastikan setiap klien mendapatkan hasil terbaik sesuai kebutuhan produksi. Baik untuk pabrik baru maupun pengembangan fasilitas yang sudah berjalan, DesaLite menjadi mitra tepercaya dalam menciptakan air minum kemasan yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi.
Standar SNI dan kesehatan untuk pabrik air minum kemasan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan fondasi untuk menjaga mutu, keamanan, dan kepercayaan konsumen. Dengan menerapkan standar ini secara konsisten, produsen tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Jika Anda ingin memastikan pabrik air minum Anda memenuhi seluruh persyaratan teknis dan kesehatan, percayakan solusi air Anda pada Desalite. Desalite siap membantu Anda membangun sistem pengolahan air yang higienis, efisien, dan sesuai dengan standar nasional Indonesia.